Pildacil saat di Antv Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi

Pildacil saat di Antv Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi
Pildacil saat di Antv Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi

Pildacil saat di AntL Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi

Pildacil saat di AntL Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi
Pildacil saat di Antv Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi
Tampilkan postingan dengan label Khofifah Indar Parawansa Menjuri di Pildacil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khofifah Indar Parawansa Menjuri di Pildacil. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Agustus 2011

ANTV Tayangkan Pildacil Jelang Ramadhan

ANTV Tayangkan Pildacil Jelang Ramadhan

Sabtu, 2 Juli 2011 16:35 WIB | 1541 Views

Berita Terkait

Ambon, 2/7 (ANTARA) - Stasiun televisi ANTV menayangkan program Pemilihan Da`i Cilik atau Pildacil untuk memeriahkan suasana menjelang bulan suci Ramadhan.

"Kemasan acara menjelang Ramadhan ini akan menjadi tayangan spesial yang ditunggu pemirsa di bulan Ramadhan. Insya Allah bisa menambah ilmu dan meningkatkan ibadah kita di bulan suci nanti," kata Direktur Utama ANTV Dudi Hendrakusuma dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Sabtu.

Dudi Hendrakusuma menjelaskan Program yang merupakan ajang pencarian bakat tersebut sudah melewati tahapan audisi di 11 kota tanah air, yakni Palembang, Bandung, Medan, Makassar, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Samarinda, Padang dan terakhir Jakarta.

Masing-masing kota meloloskan 10 peserta terbaik sebagai kandidat yang berhak maju ke tahap berikutnya, babak seleksi yang menghadirkan juri nasional beanggotakan tim ANTV dan tim Neno Warisman.

Pada tahapan tersebut ,juri hanya memilih dua peserta dari setiap daerah yang dinilai layak untuk memasuki tahapan lebih lanjut.

Program Pildacil ini akan tayang setiap hari Sabtu dan Minggu, mulai 2 Juli 2011.

Tayangan terdiri dari dua bagian, masing-masing "Diary Pildacil" pada pukul 07.30 WIB dan "Live Pildacil" yang dipandu Ben Kasyafany dan Umay pada pukul 18.30 WIB.

Program Pildacil merupakan bagian dari paket Semarak Hiburan yang disuguhkan ANTV untuk menghibur pemirsanya saat menjelang dan selama bulan suci puasa berlangsung.

Acara-acara tersebut antara lain berupa petunjukan musik dangdut modern (melayu, koplo, remix) berjudul "Kembali Bergoyang", yang akan disiarkan secara langsung (live concet) dari halaman Brimob Kelapa Dua, Depok.

Konser musik yang juga dipersembahkan untuk memperingati HUT Bhayangkara itu dijadwalkan berlangsung pada Senin, 4 Juli 2011, pukul 19.30 WIB, dan menampilkan artis kenamaan semacam 2 Racun, Uut Pematasari, Evie Tamala, Kembar Srikandi, Wali Band, Briptu Eka Cs, dipandu Julia Perez dan Olga Syaputra sebagai pembawa acara.(*)
(Tz/J007/A011)

Editor: Ruslan Burhani

Nadia Mahfuzah Menang di Pildacil: dalam Suara Pembaruan Daily

SUARA PEMBARUAN DAILY




http://202.169.46.231/News/2006/08/07/Hiburan/hib04.htm

Nadia Mahfuzah atau Nadia (12 tahun) meraih Juara I dalam Pemilihan Da'i Cilik (Pildacil) yang diselenggarakan dan ditayangkan langsung oleh stasiun Lativi, Minggu (6/8) malam. Peserta dari Kalimantan Selatan (Kalsel) itu berhasil mengumpulkan perolehan SMS sebanyak 49,13 persen. Pelajar kelas I Madrasah Tsanawiyah, Tanjung Balong, Kalsel itu, berhak atas hadiah Rp 25 juta dari pihak sponsor Curcuma Plus, Rp 25 juta dari Badan Narkotika Nasional (BNN), dan tabungan Syar'iah sebesar Rp 30 juta dari Bank Muamalat.

Sementara Ubaid Al Baliya (8 tahun), peserta dari Tanah Grogot, Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur meraih Juara II. Ubaid mengumpulkan SMS 37,15 persen. Juara III adalah Taqi Fawwaz Al Batany alias Awa (8 tahun) dari Depok, Jawa Barat, yang mengumpulkan 19,72 persen.

Sejak awal lomba, Nadia memang lebih unggul. Dia dielu-elukan oleh para pendukungnya di depan para pembimbing seperti Ustadz Syahrul Syah, Ustadz Akri, anggota DPR RI Marissa Haque, dan Astri Ivo. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Presiden H Jusuf Kalla, Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Jalil, Komisaris Lativi Abdul Latif, Gubernur Kalsel dan Bupati Pasir, serta Ketua Muhamadiah M Din Syamsudin.
Dalam acara yang dipandu oleh Irgi Ahmad Fahrezi dan Tasya serta pembawa acara Deswita Maharani, tampil pula sejumlah artis memeriahkan acara. Para artis itu antara lain kelompok Dewa 19, Chrisye, Opick, Sulis, dan Ikke Nurjannah. Ada juga pembacaan puisi oleh Inneke Koesherawati.


Mengesankan
Dari pengamatan, penampilan Nadia sangat mengesankan, terutama saat dia membacakan ayat-ayat suci Alquran. Nadia juga terlihat menyampaikan dakwah dengan segenap hati. Sedangkan Ubaid dan Awa sangat berbakat sebagai penceramah agama. Vokal keduanya terdengar cukup lantang dan memukau hadirin.
Acara Pildacil sudah mencapai yang keempat kalinya. Para juara Pildacil sebelumnya, masing-masing Rajib, Zagar, Niha dan Eno. Kini mereka telah dikenal di seluruh Indonesia. Tujuan acara ini adalah untuk mendidik anak-anak menjadi juru dakwah yang memiliki kemampuan dalam berceramah. [FA/B-8]

Beasiswa Muslimat Pildacil

Subscribe to RSS Feed
March 6, 2008 by 5433
Muslimat Berikan Beasiswa Pildacil
JAKARTA— Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pendidikan anak-anak, atas nama Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa memberikan beasiswa pendidikan kepada dua peserta Pemilihan Dai Cilik (Pildacil). Mereka adalah Muhammmad Darma Pratama (8 tahun) dari Banjarmasin dan Ani Tutik Mulyani (8 tahun) dari Madura. Beasiswa diberikan oleh Bendahara Umum Muslimat, Nur Hayati Said Aqil Siradj. Khofifah memang hidupnya tak bisa jauh dari anak-anak. Buktinya, sejak ditunjuk sebagai juri Pildacil di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, mantan aktivis PMII itu benar-benar menjadi ‘ibu’ baru bagi peserta Pildacil yang datang dari seluruh penjuru nusantara.

Karena kedekatan itu pula, Selasa (30/10) kemarin, Khofifah dipamiti oleh peserta Pildacil yang telah tereleminasi dari Pildacil. Adalah Muhammad Darma Pratama (8 tahun) dari Banjarmasin dan Ani Tutik Mulyani (8 tahun) dari Madura yang menemui Khofifah, di Kantor PP Muslimat NU, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Mereka datang didampingi kedua orang tua masing-masing.

Turut mendamping Khofifah pada pertemuan itu, sejumlah pengurus Muslimat, di antaranya Farida Salahuddin Wahid dan Nur Hayati Said Aqil Siradj. Suasana haru mewarnai acara pamitan itu.”Bunda-bunda, Darma mau pulang ke Kalimantan,” kata Darma, bocah cilik yang punya kecerdasan di atas rata-rata anak Indonesia itu kepada Khofifah. Saking dekatnya, Darma yang tereliminasi pada babak 8 besar Pildacil tersebut seakan tak mau berpisah dengan Khofifah.

Demikian pula dengan Ani, sapaan akrab Ani Tutik Mulyani. Gadis cilik keturunan yang Madura yang tinggal kawasan Benowo, Surabaya itu juga terlihat sangat akrab dengan Khofifah. Seakan tak mau perpisah dengan tokoh perempuan idolanya, gadis cilik tuna netra itu berkali-kali merangkul Khofifah bak orang tuanya sendiri.”Bunda ini ada kenang-kenangan dari Ani,” katanya sambil memberikan sebuah majalah anak-anak kepada Khofifah.

Mendengar ucapan dan sikap lucu dua bocah cerdas tersebut, Khofifah yang juga mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan pada era pemerintahan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu berpesan kepada orang tua Darma dan Ani untuk terus menjaga dan mengembangankan kemampuan masing-masing.”Anak-anak ini punya kemampuan luar biasa. Semoga Allah memberikan kemulyaan pada anak-anak ini,” kata Khofifah.

Alumni Unair itu berharap, ke depab keduanya menjadi juru dakwah yang andal dan meneruskan perjuangan tokoh-tokoh NU saat ini. Baik Darma maupun Ani, katanya, bisa membaca Al-Qura’an dengan fasih. Bahkan, saat tampil di Pildacil, keduanya bisa mengembangkan sendiri tema-tema ceramah yang diberikan pihak panitia. “Kalian ini luar biasa. Sayangnya dukungan SMS yang kurang. Tapi itu bukan jadi masalah,” ungkapnya.

Sementara itu, Darma yang kini duduk di kelas III Sekolah Dasar Al-Mansuriyah Banjarbaru, akan terus belajar dan berlatih agar menjadi dai yang handal, serta melanjutkan sekolah yang beberapa bulan ditinggalkan.”Darma sudah lama gak sekolah. Darma sudah ingin masuk sekolah,” ungkapnya kepada Duta.

Di daerahnya, selain dikenal cakap dan pandai cermah, Darma adalah bocah cilik yang punya prestasi hebat di sekolah. Demikian pula dengan Ani, gadis cilik yang cacat sejak kecil itu juga akan melanjutkan pendidikannya di Sekolah Luar Biasa (SLB) Karunia 99 Yabtunik Surabaya. Kini ia duduk di kelas III di sekolah tersebut. “Ani masih ingin sama Bunda (Khofifah). Tapi Ani juga ingin masuk sekolah,” katanya.

Sebelum pulang ke daerah masing-masing, Khofifah bersama jajaran pengurus Muslimat lainnya, juga mengajak kedua dai cilik tersebut berziarah ke sejumlah makam para waliyullah di Provinsi Banten. (amh)

Marissa Haque Fawzi & Khofifah Indar Parawansa Menjuri di Pildacil

Marissa Haque Fawzi & Khofifah Indar Parawansa

Sumber: http://www.infoanda.com/id/link.php?lh=V1NUDglTBF1d

Grand Final Pildacil 4

Konser Akbar Islami Tiga kontestan yang akan berjuang di grand final, yaitu Nadia, Ubaid, dan si kecil Awa dari Jakarta Lativi kembali menyelenggarakan hajatan akbar bernuansa Islami, yaitu grand final Pemilihan Dai Cilik 4 (Pildacil). Acara yang berlangsung Ahad (6 Agustus 2006) sangat berbeda, baik konsep maupun tempat pertunjukan dibandingkan grand final sebelumnya. Puncak acara kali ini berlangsung di Istora Senayan, Jakarta dan akan dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla, Menkominfo Sofyan Djalil, Ketua DPR RI Agung Laksono dan Wakil Ketua MUI Pusat Din Syamsuddin.