Pildacil saat di Antv Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi

Pildacil saat di Antv Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi
Pildacil saat di Antv Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi

Pildacil saat di AntL Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi

Pildacil saat di AntL Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi
Pildacil saat di Antv Neno Warisman, Khofifah Indar Parawansa, Marissa Haque Fawzi
Tampilkan postingan dengan label Nadia Mahfuzah Menang di Pildacil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nadia Mahfuzah Menang di Pildacil. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Agustus 2011

Neno Tetap Dipercaya Jadi Juri Pildacil

Senin, 11/07/2011 - 09:59

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/node/151490


MUNADY/"PRLM"
MUNADY/"PRLM"
NENO Warisman setia menemani para peserta pemilihan dai cilik (pildacil).*
JAKARTA, (PRLM).- Mundur dari dunia tarik suara, tidak membuat nama Neno Warisman tenggelam. Penyanyi era tahun 80-an itu, tetap eksis setelah memutuskan untuk mengenakan busana muslimah. Terbukti perempuan kelahiran 21 Juni 1964 itu masih terus dipercaya sebagai juri dalam ajang pemilihan dai cilik (pildacil). Sejak program pildacil tayang di lativi hingga diambilalih antv, Neno setia menemani sejumlah dai cilik.

“Aku senang kalau masih dipercaya. Aku pun menilai, program ini perlu dilanjutkan, karena punya dampak yang bagus. Di antara program-program hiburan, pildacil bisa memberi pencerahan kepada generasi muda. Ternyata banyak juga yang berbakat, sejak usia dini mampu memberikan dakwah. Ini contoh yang baik," kata pemilik nama lengkap Hj. Titi Widoretno Warisman ini.

Menurut Neno, sudah selayaknya anak-anak diberikan pengetahuan agama. Mereka nantinya akan tumbuh menjadi generasi yang tangguh dengan moral yang kuat. "Aku salut dengan peserta pildacil. Mereka bisa memberikan motivasi, terutama kepada rekan-rekan sebayanya, untuk selalu berbuat yang terbaik," tambah Neno.

Selama peserta pildacil menjalani karantina, Neno rajin menemani. Bahkan Neno tidak sekadar mengajarkan kepada para finalis pildacil untuk tampil di depan umum. Tapi, Neno juga memantau perkembangan fisik para finalis. Dia sering memberikan makanan bergizi dan vitamin. "Selama karantina, orang tua mereka tidak dipekenankan membawa makanan. Jadi aku harus membantu mereka menjaga kesehatan. Aku harapkan, semua peserta menjadi manusia-manusia yang berguna," ujar pelantun tembang lagu “Matahariku“ ini. (Mun/A-147)***

Nadia Mahfuzah Menang di Pildacil: dalam Suara Pembaruan Daily

SUARA PEMBARUAN DAILY




http://202.169.46.231/News/2006/08/07/Hiburan/hib04.htm

Nadia Mahfuzah atau Nadia (12 tahun) meraih Juara I dalam Pemilihan Da'i Cilik (Pildacil) yang diselenggarakan dan ditayangkan langsung oleh stasiun Lativi, Minggu (6/8) malam. Peserta dari Kalimantan Selatan (Kalsel) itu berhasil mengumpulkan perolehan SMS sebanyak 49,13 persen. Pelajar kelas I Madrasah Tsanawiyah, Tanjung Balong, Kalsel itu, berhak atas hadiah Rp 25 juta dari pihak sponsor Curcuma Plus, Rp 25 juta dari Badan Narkotika Nasional (BNN), dan tabungan Syar'iah sebesar Rp 30 juta dari Bank Muamalat.

Sementara Ubaid Al Baliya (8 tahun), peserta dari Tanah Grogot, Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur meraih Juara II. Ubaid mengumpulkan SMS 37,15 persen. Juara III adalah Taqi Fawwaz Al Batany alias Awa (8 tahun) dari Depok, Jawa Barat, yang mengumpulkan 19,72 persen.

Sejak awal lomba, Nadia memang lebih unggul. Dia dielu-elukan oleh para pendukungnya di depan para pembimbing seperti Ustadz Syahrul Syah, Ustadz Akri, anggota DPR RI Marissa Haque, dan Astri Ivo. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Presiden H Jusuf Kalla, Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Jalil, Komisaris Lativi Abdul Latif, Gubernur Kalsel dan Bupati Pasir, serta Ketua Muhamadiah M Din Syamsudin.
Dalam acara yang dipandu oleh Irgi Ahmad Fahrezi dan Tasya serta pembawa acara Deswita Maharani, tampil pula sejumlah artis memeriahkan acara. Para artis itu antara lain kelompok Dewa 19, Chrisye, Opick, Sulis, dan Ikke Nurjannah. Ada juga pembacaan puisi oleh Inneke Koesherawati.


Mengesankan
Dari pengamatan, penampilan Nadia sangat mengesankan, terutama saat dia membacakan ayat-ayat suci Alquran. Nadia juga terlihat menyampaikan dakwah dengan segenap hati. Sedangkan Ubaid dan Awa sangat berbakat sebagai penceramah agama. Vokal keduanya terdengar cukup lantang dan memukau hadirin.
Acara Pildacil sudah mencapai yang keempat kalinya. Para juara Pildacil sebelumnya, masing-masing Rajib, Zagar, Niha dan Eno. Kini mereka telah dikenal di seluruh Indonesia. Tujuan acara ini adalah untuk mendidik anak-anak menjadi juru dakwah yang memiliki kemampuan dalam berceramah. [FA/B-8]